hidup didunia bagai meronta
hidup didunia bagai alunan pesona
sering kudengar kata terungkap,
‘nikmati hidupmu didunia yang hanya sekali’
apakah seperti itu?
yaah.. tak tahu!
memang mudah luapkan kata tanpa mengenal ruas makna..
hidup bagiku mungkin seperti tekanan permainan
namun bila memenanginya, tak ingin kutahu
‘siapa yang ingin hentikan roda waktuku?’
tak ingin tentunya berhenti saat itu
dan waktu yang terus mengaliri darahku kian tersendat
isi hidupku akan hirup udara bumi tentu kian surut
Sang Pencipta pasti panggil hambaNya
ingin kusirami warna sisa hidupku dengan damai dan bahagia
ingin sekali,
sebelum pulang..
biar ku petik mimpi dari perjalanan fana ini...
"Pandanglah hari ini, kemarin sudah jadi mimpi. Dan esok hanyalah sebuah visi. Tetapi, hari ini yang sungguh nyata.......!!! Jadikan kemarin sebagai mimpi kebahagiaan, dan setiap hari esok adalah visi harapan !"(Alexander Pope)
Jumat, 07 Juni 2013
Senin, 10 September 2012
Keluh
Wahai angin malam,
Dengarlah...
dengarlah lenguhan hati ini...
Biarkan kepak kepak ku melanglang lagi mengitari langit walau gundah..
Dengarlah seruan kalbu yang terhimpit resah....
Dengarlah...
dengarlah lenguhan hati ini...
Biarkan kepak kepak ku melanglang lagi mengitari langit walau gundah..
Dengarlah seruan kalbu yang terhimpit resah....
Adalah hati yang memanggil dan kaki jiwa yang berat tertatih menentukan arah...
Melangkahi bebatuan runcing, harapkan makna hidup yang hakiki
Mencari sandaran jiwa, di kala asa mendera semangat diri...
Dengarlah jua wahai gelap malam yang enggan bersenda ria
Usirlah kelam yang mengotori indah nuansa pesonamu
Jangan biarkan wajah sang gulana ini semakin terpuruk dalam kegetiran diri...
Terlalu berat perjalanan ini
Selalu terjatuh saat berpijak
Lengan2 jiwa yang nampak gagah
Dibatas tatap ia lemah
Biarlah asa ku merintih disini
Berkeluh kesah hanya dengan sebidang dinding yang terbuka...
Se akan seisi bumi adalah pendengar setia
Walau tak yakin mereka peduli....
Meski galau jiwa ini...
Sadarku sepenuhnya kepada siapa mesti berserah diri...
Melangkahi bebatuan runcing, harapkan makna hidup yang hakiki
Mencari sandaran jiwa, di kala asa mendera semangat diri...
Dengarlah jua wahai gelap malam yang enggan bersenda ria
Usirlah kelam yang mengotori indah nuansa pesonamu
Jangan biarkan wajah sang gulana ini semakin terpuruk dalam kegetiran diri...
Terlalu berat perjalanan ini
Selalu terjatuh saat berpijak
Lengan2 jiwa yang nampak gagah
Dibatas tatap ia lemah
Biarlah asa ku merintih disini
Berkeluh kesah hanya dengan sebidang dinding yang terbuka...
Se akan seisi bumi adalah pendengar setia
Walau tak yakin mereka peduli....
Meski galau jiwa ini...
Sadarku sepenuhnya kepada siapa mesti berserah diri...
lelah
Kepada sepi ini aku bertutur
kepada malam ini aku mengaduh
tanyakan setiaku akan kah lelah?
tanyakan apakah cahaya itu semakin redup?
Tuhan...
yakinkan aku jika aku ragu
terangi jika aku semakin redup
aku lelah jika hanya hidupku untuk sia-sia
kepada malam ini aku mengaduh
tanyakan setiaku akan kah lelah?
tanyakan apakah cahaya itu semakin redup?
Tuhan...
yakinkan aku jika aku ragu
terangi jika aku semakin redup
aku lelah jika hanya hidupku untuk sia-sia
dan kenapa tak biarkan saja aku tidur untuk selamanya ???
berikan aku senyum mu, wahai hidup
agar aku rasakan hangatnya kalian yang pernah singgah...
berikan aku senyum mu, wahai hidup
agar aku rasakan hangatnya kalian yang pernah singgah...
hmmm....
cepatlah mentari kau rebah!
biar kurengkuh sepiku
bersama datangnya pekat sang malam...
Cahaya soremu yang jingga
Hanya membuatku terpesona dalam hampa...
biar kurengkuh sepiku
bersama datangnya pekat sang malam...
Cahaya soremu yang jingga
Hanya membuatku terpesona dalam hampa...
Minggu, 13 Mei 2012
Sahabat… Sudikah Kalian Menyimak Curhatanku ???
Sahabat…
Semenjak awal Pertemuan kita kala itu
Terjalin sudah ukhuwah sejati hingga kini
Syukur ku sembahkan kehadap Illahi
Di atas jalinan yang suci ….
Terjalin sudah ukhuwah sejati hingga kini
Syukur ku sembahkan kehadap Illahi
Di atas jalinan yang suci ….
Sahabat…
Apa daya ku kali ini ???
Perpisahan kini yang terjadi….
Ujian terberat yang menimpa diri
Cobaan dari-Nya yang paling ku takuti….
Ujian terberat yang menimpa diri
Cobaan dari-Nya yang paling ku takuti….
Minggu, 18 Maret 2012
Jawabku untuk Puisi Galau itu
Kamu..jika aku boleh menjawab....
jika desis hati itu karena pilunya kisah cinta...
hilangkanlah semua pedih itu karena dengan menangis pilu tak kan pernah menyelesaikan masalah apa-apa...
bukankah dengan menyimpan pilu membuat kita semakin menderita ???
Kamu..jika aku boleh menjawab....
jika kenangan manismu denganya bisa membuat dia tersenyum
sudah di pastikan dia ingat dan masih menyimpan kenangan itu dalam bingkai kenangannya...
Kamu.. ketika menyimak ceritamu..
sungguh ternyata rindu itu tak seringan yang ada dipikiranku...
apakah itu kegilaan dari apa yang disebut dengan rindu???
Kamu..jika aku boleh menjawab lagi....
ketahuilah wahai sohibku...
sesuatu yang tak jadi milikmu lagi tak penting untuk kau pikirkan
apalagi membuatmu jatuh dalam jurang kegalauan..
jika desis hati itu karena pilunya kisah cinta...
hilangkanlah semua pedih itu karena dengan menangis pilu tak kan pernah menyelesaikan masalah apa-apa...
bukankah dengan menyimpan pilu membuat kita semakin menderita ???
Kamu..jika aku boleh menjawab....
jika kenangan manismu denganya bisa membuat dia tersenyum
sudah di pastikan dia ingat dan masih menyimpan kenangan itu dalam bingkai kenangannya...
Kamu.. ketika menyimak ceritamu..
sungguh ternyata rindu itu tak seringan yang ada dipikiranku...
apakah itu kegilaan dari apa yang disebut dengan rindu???
Kamu..jika aku boleh menjawab lagi....
ketahuilah wahai sohibku...
sesuatu yang tak jadi milikmu lagi tak penting untuk kau pikirkan
apalagi membuatmu jatuh dalam jurang kegalauan..
Kamis, 09 Februari 2012
Sejumput Doa Tentang Cinta
Sudah berlalu cerita cinta ...
tak perlu lagi menambah berbagai drama didalamnya.
Aku sudah muak menyaksikan tangisan kehilangan
dan tangisan kebahagiaan atas cinta.
Aku sudah bosan melihat pengorbanan yang mempertaruhkan semua isi hati.
Aku sudah jengah mendengar berbagai omongan gombal yang dilontarkan hanya untuk meraih simpati.
Terlalu bosan aku membayangkan cerita cinta yang muluk-muluk.
Karna kenyataan berkata lain.
Cinta yang agung bukan untuk seorang hamba…
Pengorbanan yang besar bukan untuk sebuah hati…
Tangisan yang menyayat hati bukan untuk kehilangan cinta.
Cinta yang agung itu semestinya ku berikan pada Allah yang maha Agung
Pengorbanan yang besar itu seharusnya untuk meraih Cinta Robb ku
Tangisan menyayat hati harusnya hadir ketika ku jauh menjauh dari-Mu illahi rabbi..
Ya Allah....
hantarkan hamba kepada kehidupan yang berkah dan penuh rahmat,
Tumbuh kembangkan perasaan hamba hanya dalam bingkai ketaatan,
Ikatkanlah selalu komitmen untuk menjaga hak-hak- Mu di dalam cinta,
ketika cinta lawan jenis hadir dalam diri hamba.
Jadikan aku sebagai hamba yang selalu mempersembahkan cinta untuk orang yang memberi hamba jaminan cinta itu berkah dan penuh rahmat.
Ya Allah.....
hindarkan hamba dari cinta yang dusta.....
Tetaplah tuntun semangat diri ini hanya tuk menggapai ridho-Mu...
tak perlu lagi menambah berbagai drama didalamnya.
Aku sudah muak menyaksikan tangisan kehilangan
dan tangisan kebahagiaan atas cinta.
Aku sudah bosan melihat pengorbanan yang mempertaruhkan semua isi hati.
Aku sudah jengah mendengar berbagai omongan gombal yang dilontarkan hanya untuk meraih simpati.
Terlalu bosan aku membayangkan cerita cinta yang muluk-muluk.
Karna kenyataan berkata lain.
Cinta yang agung bukan untuk seorang hamba…
Pengorbanan yang besar bukan untuk sebuah hati…
Tangisan yang menyayat hati bukan untuk kehilangan cinta.
Cinta yang agung itu semestinya ku berikan pada Allah yang maha Agung
Pengorbanan yang besar itu seharusnya untuk meraih Cinta Robb ku
Tangisan menyayat hati harusnya hadir ketika ku jauh menjauh dari-Mu illahi rabbi..
Ya Allah....
hantarkan hamba kepada kehidupan yang berkah dan penuh rahmat,
Tumbuh kembangkan perasaan hamba hanya dalam bingkai ketaatan,
Ikatkanlah selalu komitmen untuk menjaga hak-hak- Mu di dalam cinta,
ketika cinta lawan jenis hadir dalam diri hamba.
Jadikan aku sebagai hamba yang selalu mempersembahkan cinta untuk orang yang memberi hamba jaminan cinta itu berkah dan penuh rahmat.
Ya Allah.....
hindarkan hamba dari cinta yang dusta.....
Tetaplah tuntun semangat diri ini hanya tuk menggapai ridho-Mu...
Jalanku
aku tidak membenci sepi
aku hanya sedikit tidak menyukai kesunyian
ada banyak sahabat untuk kudatangi, bercerita, berbagi …
tapi kuurungkan.
entah....
aku bahkan tak tahu apa yang kuinginkan
kalaupun harus bercerita, aku hanya ingin berdialog dengan sepi
bukan keluhan apalagi ratapan.
aku cuma ingin memupus sunyi itu sendirian....
biar ingin tetap terlihat tegar
entah mungkin itu disebut kemunafikan...
yang penting aku masih bisa berjalan
berjalan tuk tetap penuhi takdir kehidupan...
aku hanya sedikit tidak menyukai kesunyian
ada banyak sahabat untuk kudatangi, bercerita, berbagi …
tapi kuurungkan.
entah....
aku bahkan tak tahu apa yang kuinginkan
kalaupun harus bercerita, aku hanya ingin berdialog dengan sepi
bukan keluhan apalagi ratapan.
aku cuma ingin memupus sunyi itu sendirian....
biar ingin tetap terlihat tegar
entah mungkin itu disebut kemunafikan...
yang penting aku masih bisa berjalan
berjalan tuk tetap penuhi takdir kehidupan...
Bahagia
aku bahagia di malam ini
tenang menyaksikan angin merayu malam
aku bahagia saat ini
dikala masih leluasa melihat bulan mencumbu bintang
aku bahagia detik ini
ketika pikiran masih memberi arti tentang kehidupan bersama sang malam
aku bahagia malam ini, saat ini, detik ini dan juga ingin bahagia di esok hari
karna kupahami tak perlu menangis ketika sendiri
Selagi aku tidak pernah dijauhi dari kasih sayang-Nya Illahi Rabbi
Aku ingin bahagia,dan kebahagian itu tergantung dari diri sendiri...
tenang menyaksikan angin merayu malam
aku bahagia saat ini
dikala masih leluasa melihat bulan mencumbu bintang
aku bahagia detik ini
ketika pikiran masih memberi arti tentang kehidupan bersama sang malam
aku bahagia malam ini, saat ini, detik ini dan juga ingin bahagia di esok hari
karna kupahami tak perlu menangis ketika sendiri
Selagi aku tidak pernah dijauhi dari kasih sayang-Nya Illahi Rabbi
Aku ingin bahagia,dan kebahagian itu tergantung dari diri sendiri...
Semangat Diri
Terdiam lama tengah keheningan
Di kelam pekat kesunyian malam
Hanya menggaung kaki tak terperanjak
Membisu di pertapaan malam
malam ini masih seperti biasa
menatap langit kelam tak bertepi
bersama alunan hembusan bayu
coba tuk koreksi apa yang tlah terlewati...
esok ku kan kembali walau lelah kan menanti
tuk tapaki kerikil kecil jalanan kehidupan ini
semoga tak kan hilang semangat diri
Ku sandarkan harapan pada-Mu ya Rabbi
Dzat yang selalu mengetahui isi hati...
Di kelam pekat kesunyian malam
Hanya menggaung kaki tak terperanjak
Membisu di pertapaan malam
malam ini masih seperti biasa
menatap langit kelam tak bertepi
bersama alunan hembusan bayu
coba tuk koreksi apa yang tlah terlewati...
esok ku kan kembali walau lelah kan menanti
tuk tapaki kerikil kecil jalanan kehidupan ini
semoga tak kan hilang semangat diri
Ku sandarkan harapan pada-Mu ya Rabbi
Dzat yang selalu mengetahui isi hati...
Rabu, 08 Februari 2012
Senyum
Ku tulis kata-kata ini
Dengan senyum tulus dari hati sanubari
Bukan sekedar bualan
atau bohongan belaka
Senyum….senyum….senyum
kan ku coba tuk selalu tersenyum
tiada waktu tanpa senyum
hiasi hidup selalu dengan senyum
... senyum senyum senyum....ku kan selalu tersenyum....
Tak peduli orang bilang apa
mau bilang kurang waras, terserah
bilang gila juga tak apa
karena yang ku tau
senyum juga sedekah
sedekah yang bernilai ibadah
ibadah yang paling murah meriah....
aseeekkkk...:D
keep smile :) :) :) :) :)
Dengan senyum tulus dari hati sanubari
Bukan sekedar bualan
atau bohongan belaka
Senyum….senyum….senyum
kan ku coba tuk selalu tersenyum
tiada waktu tanpa senyum
hiasi hidup selalu dengan senyum
... senyum senyum senyum....ku kan selalu tersenyum....
Tak peduli orang bilang apa
mau bilang kurang waras, terserah
bilang gila juga tak apa
karena yang ku tau
senyum juga sedekah
sedekah yang bernilai ibadah
ibadah yang paling murah meriah....
aseeekkkk...:D
keep smile :) :) :) :) :)
Sabtu, 10 Desember 2011
Sajak Persahabatan
sajak ini tercipta buatmu kawan...
untuk ucapan terima kasih
atas apa yang telah kau berikan selama hidupku..
sajak ini untukmu kawan...
untuk setiap langkah yang kita jejakkan...
pada jalan2 takdir yang menggurat di telapak kaki
sajak ini untukmu kawan...
untuk kebersamaan kita saat ini hingga detik terakhir
sajak ini untukmu kawan...
untuk persahabatan yang ku harap kan kekal abadi
tiada lagi kata " mantan sahabat" dalam kamus kehidupan....
untuk apa barisan kata ini…
untuk berbagi rasa, yang tak slamanya bisa diucapkan dengan bersuara…
untuk ucapan terima kasih
atas apa yang telah kau berikan selama hidupku..
sajak ini untukmu kawan...
untuk setiap langkah yang kita jejakkan...
pada jalan2 takdir yang menggurat di telapak kaki
sajak ini untukmu kawan...
untuk kebersamaan kita saat ini hingga detik terakhir
sajak ini untukmu kawan...
untuk persahabatan yang ku harap kan kekal abadi
tiada lagi kata " mantan sahabat" dalam kamus kehidupan....
untuk apa barisan kata ini…
untuk berbagi rasa, yang tak slamanya bisa diucapkan dengan bersuara…
Jumat, 09 Desember 2011
Harapan, Do'a dan Usaha
Setangkup harapan dalam genggaman
Esok sang mentari masih bersinar
Berpacu dengan waktu
meraih keinginan
dengan ikhtiar dan doa
yakin semua hasrat pasti dapat diraih..
Bila waktu mencapai ujung usaha,
Adakah hasil atau kecewa,
Maka berjuang hebat itulah penutup kata,
Pemutus akhir hina atau mulia.
Bukankah berjuang itu maha dahshat,
Hebat ngeri payah gelisah resah,
Tetapi berjuang juga ‘kan jadi hebat,
Bagi kita yang berhati tabah...^^
Keep Spirit :)
Esok sang mentari masih bersinar
Berpacu dengan waktu
meraih keinginan
dengan ikhtiar dan doa
yakin semua hasrat pasti dapat diraih..
Bila waktu mencapai ujung usaha,
Adakah hasil atau kecewa,
Maka berjuang hebat itulah penutup kata,
Pemutus akhir hina atau mulia.
Bukankah berjuang itu maha dahshat,
Hebat ngeri payah gelisah resah,
Tetapi berjuang juga ‘kan jadi hebat,
Bagi kita yang berhati tabah...^^
Keep Spirit :)
Sabtu, 26 November 2011
Selamat menyambut Tahun Baru Hijriah 1433
Berhijrah menuju cahaya iman...
dengan mengagungkan nama Tuhan...
Di ahir tahun seribu empat ratus tiga puluh dua...
yang penuh dengan cobaan...
Allaahumma maa 'amiltu fi haadzihis-sanati
mimmaa nahaitani 'anhu falam atub minhu
wa lam tardhahu wa lam tansahu
wa halamta 'alayya ba'da qudratika
'alaa uquubati wa da'autani ilattaubati minhu
ba'da jur'ati alaa ma'siyatika fa inni astaghfiruka
fagfirlii wa maa 'amiltu fiihaa mimma tardhaahu
wa wa'adtani 'alaihits-tsawaaba
fas'alukallahumma yaa kariimu yaa dzal-jalaali wal ikram
an tataqabbalahuu minni wa laa taqtha' rajaai minka yaa karim…
wa sallallaahu 'alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi
wa 'alaa 'aalihi wa shahbihii wa sallam
berdoa dengan kalimah suci...
yang datang dari sanubari...
tahun seribu empat ratus tiga puluh dua hampir berlalu...
seribu empat ratus tiga puluh tiga sedang menunggu...
Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwalu
wa 'alaa fadhlikal-'azhimi wujuudikal-mu'awwali,
wa haadza 'aamun jadidun qad aqbala ilaina
nas'alukal 'ishmata fiihi minasy-syaithaani
wa auliyaa'ihi wa junuudihi
wal'auna 'alaa haadzihin-nafsil-ammaarati bis-suu'i
wal-isytighaala bimaa yuqarribuni
ilaika zulfa yaa dzal-jalaali wal-ikram yaa arhamar-raahimin,
wa sallallaahu 'alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi
wa 'alaa 'aalihi wa shahbihii wa sallam
adakah kita kan kembali teman...
menuju jalan yang penuh keridhoan...
ataukah kan berpaling dalam kesesatan...
Aku hanya ingin kita selalu berada di jalan Tuhan...
semoga iman kita bertambah baru...
di penuhi harapan yang takan buat kita bosan
dalam menempuhi kehidupanmu, teman...
# Selamat tahun baru 1433 H
dengan mengagungkan nama Tuhan...
Di ahir tahun seribu empat ratus tiga puluh dua...
yang penuh dengan cobaan...
Allaahumma maa 'amiltu fi haadzihis-sanati
mimmaa nahaitani 'anhu falam atub minhu
wa lam tardhahu wa lam tansahu
wa halamta 'alayya ba'da qudratika
'alaa uquubati wa da'autani ilattaubati minhu
ba'da jur'ati alaa ma'siyatika fa inni astaghfiruka
fagfirlii wa maa 'amiltu fiihaa mimma tardhaahu
wa wa'adtani 'alaihits-tsawaaba
fas'alukallahumma yaa kariimu yaa dzal-jalaali wal ikram
an tataqabbalahuu minni wa laa taqtha' rajaai minka yaa karim…
wa sallallaahu 'alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi
wa 'alaa 'aalihi wa shahbihii wa sallam
berdoa dengan kalimah suci...
yang datang dari sanubari...
tahun seribu empat ratus tiga puluh dua hampir berlalu...
seribu empat ratus tiga puluh tiga sedang menunggu...
Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwalu
wa 'alaa fadhlikal-'azhimi wujuudikal-mu'awwali,
wa haadza 'aamun jadidun qad aqbala ilaina
nas'alukal 'ishmata fiihi minasy-syaithaani
wa auliyaa'ihi wa junuudihi
wal'auna 'alaa haadzihin-nafsil-ammaarati bis-suu'i
wal-isytighaala bimaa yuqarribuni
ilaika zulfa yaa dzal-jalaali wal-ikram yaa arhamar-raahimin,
wa sallallaahu 'alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi
wa 'alaa 'aalihi wa shahbihii wa sallam
adakah kita kan kembali teman...
menuju jalan yang penuh keridhoan...
ataukah kan berpaling dalam kesesatan...
Aku hanya ingin kita selalu berada di jalan Tuhan...
semoga iman kita bertambah baru...
di penuhi harapan yang takan buat kita bosan
dalam menempuhi kehidupanmu, teman...
# Selamat tahun baru 1433 H
Sabtu, 19 November 2011
Mari hiasi Hidup Selalu dengan Keceriaan
Sore ini....
Entah mengapa hujan menjadi punya makna,
Selalu ada pelangi setelah hujan,
Awan selalu kembali cerah,
Anak kecil, tukang jualan, hingga para
Pekerja kembali memenuhi jalanan....
Hujan ternyata bukan untuk selamanya,
Kadang memang panjang,
Kadang teramat panjang.
Tapi semua itu kembali normal,
Masih ada kehidupan setelah hujan…
Masalah itu ibarat hujan,
Betapa pun berat,
Betapa pun sakit,
Menyesakan,
Membuat mual dan ingin muntah.
Suatu hari…
Pasti akan berakhir...
kemudian….
Matahari akan kembali bersinar.
kemudian…
Keceriaan akan kembali mengisi hari....
mari hiasi Hidup Selalu dengan Kecerian :)
Spirit ^^
Entah mengapa hujan menjadi punya makna,
Selalu ada pelangi setelah hujan,
Awan selalu kembali cerah,
Anak kecil, tukang jualan, hingga para
Pekerja kembali memenuhi jalanan....
Hujan ternyata bukan untuk selamanya,
Kadang memang panjang,
Kadang teramat panjang.
Tapi semua itu kembali normal,
Masih ada kehidupan setelah hujan…
Masalah itu ibarat hujan,
Betapa pun berat,
Betapa pun sakit,
Menyesakan,
Membuat mual dan ingin muntah.
Suatu hari…
Pasti akan berakhir...
kemudian….
Matahari akan kembali bersinar.
kemudian…
Keceriaan akan kembali mengisi hari....
mari hiasi Hidup Selalu dengan Kecerian :)
Spirit ^^
Senin, 31 Oktober 2011
Untuk Kawanku yang selalu galau :P
cinta ku tanpa terkata.
rinduku tanpa terungkap.
bukankah itu lebih menyiksa?
teriak ku tanpa suara.
bukankah itu lebih memilukan?
menangis aku tanpa isak.
bukankah itu lebih menyedihkan?
terluka aku tanpa keluh.
bukankah itu lebih menyakitkan?
tertawa aku tanpa rasa.
bukankah itu lebih mengkhawatirkan?
begitulah aku.
begitulah diriku.
yang tetap ingin terlihat tegar
tetapi walaupun begitu
aku masih tetap semangat tuk mengejar impian cita, dan cintaku...
tak ada kata mengeluh..
hadapi rintangan lewati lika-liku kehidupan..
Spirit ^^
rinduku tanpa terungkap.
bukankah itu lebih menyiksa?
teriak ku tanpa suara.
bukankah itu lebih memilukan?
menangis aku tanpa isak.
bukankah itu lebih menyedihkan?
terluka aku tanpa keluh.
bukankah itu lebih menyakitkan?
tertawa aku tanpa rasa.
bukankah itu lebih mengkhawatirkan?
begitulah aku.
begitulah diriku.
yang tetap ingin terlihat tegar
tetapi walaupun begitu
aku masih tetap semangat tuk mengejar impian cita, dan cintaku...
tak ada kata mengeluh..
hadapi rintangan lewati lika-liku kehidupan..
Spirit ^^
Jumat, 28 Oktober 2011
Wajah Kehidupan
Wajah kehidupan di sini semu, kawan!
Tak tampak lagi perbedaan
Mana yang benar, mana yang keji
Semua sudah tidak peduli pada panji suci....
Wajah kehidupan di sini semu, kawan!
Pahlawan, pejuang ibu pertiwi jadi objek caci-maki
Sementara para penjahat dan penghianat malah menjadi pejabat birokrat
Inilah ciri jiwa bangsa ini...
Gemar berpikir jangka pendek, sengaja melupakan jangka panjang
Tak peduli pada nasib orang lain, yang penting diri sendiri senang
Tidak menghargai jasa para patriot...
Selalu membelokkan sejarah ke arah yang salah
Kawan,
Haruskah kita berdiam diri menghadapi kenyataan ini?
Tidak kawan, kita harus segera bangkit dan berdiri
rapatkan barisan
tuk menuju perubahan
setidaknya perubahan untuk diri sendiri
dan kemudian untuk negeri...
#Selamat Hari Pemuda 28 Okt
Tak tampak lagi perbedaan
Mana yang benar, mana yang keji
Semua sudah tidak peduli pada panji suci....
Wajah kehidupan di sini semu, kawan!
Pahlawan, pejuang ibu pertiwi jadi objek caci-maki
Sementara para penjahat dan penghianat malah menjadi pejabat birokrat
Inilah ciri jiwa bangsa ini...
Gemar berpikir jangka pendek, sengaja melupakan jangka panjang
Tak peduli pada nasib orang lain, yang penting diri sendiri senang
Tidak menghargai jasa para patriot...
Selalu membelokkan sejarah ke arah yang salah
Kawan,
Haruskah kita berdiam diri menghadapi kenyataan ini?
Tidak kawan, kita harus segera bangkit dan berdiri
rapatkan barisan
tuk menuju perubahan
setidaknya perubahan untuk diri sendiri
dan kemudian untuk negeri...
#Selamat Hari Pemuda 28 Okt
Senin, 28 Februari 2011
Memaknai Penyakit Dengan Hal Positif
Sesungguhnya kehidupan manusia baru menjadi murni dengan hadirnya musibah dan ujian.Serta baru menjadi suci dengan adanya penyakit dan cobaan.Semua iu menjadikan kehidupan mencapai kesempurnaan dan kekuatan menjadi meningkat dan produktif.Sehingga dengan demikian, wajah kehidupan telah menunaikan tugas kehidupannya.
Sebaliknya, kehidupan yang hanya berteman kesenangan dan kemewahan.hanya bergembira diatas ranjang kenikmatan yang jauh dari berbagai rintangan dan tantangan .
Kehidupan yang demikian meupakan potret kehidupan yang lebih dekat dengan ketiadaan ( al-adam ) dan menjadi keburukan murni ketimbang eksistensi atau keberadaan ( al –wujud ) dan menjadi kebajikan murni.
Kalimat – kalimat diatas keluar dari lisan Bediuzzaman Said Nursi ketika memaknai penyakit yang dialami Nabi Ayyub a.s. Pandangan Nursi mengenai musibah atau secara khusus terhadap penyakit memang cukup unik.Secara Spesifik, Sayyid Nursi melihat penyakit yang menimpa kehidupan manusia melalui lensa positif, bukan negative.
Segala bentuk penderitaan yang ditorehkan oleh penyakit dalam kehidupan kita jika dihadapai dengan ketenangan, kesabaran dan kepasrahan, bahkan dihadapi dengan rasa syukur, maka penyakit itu pasti menjanjikan mahkota kebesaran, kemulian, keagungan dan penghormatan diatas kepala kita sebagai bentuk kasih sayang Illahi.
Sayyid Nursi akan melihat orang-orang yang tenggah menderita suatu penyakit bukan dengan tatap iba, tapi dengan tatapan bangga ; bukan dengan perasaan duka , tapi dengan perasaan suka ; bukan dengan tangisan, tapi dengan senyuman.
Jangan salah paham .Sayyid Nursi mempunyai pandangan yang unik mengenai penyakit.
Ia melihat penyakit melalui perspektif yang berbeda dengan cara kita melihatnya.
Minggu, 27 Februari 2011
Air Mata Tak Melemahkan Semangat Juang
Tiga komandan pasukan Islam satu per satu memang jatuh bersimbah darah. Pemimpin-pemimpin di medan perang itu memang telah merengkuh syuhada. Bahkan air mata Rasulullah dan sahabat di Madinah turut menghantar kepergian mereka. Pasukan Islam yang masih tersisa bukannya tak memendam duka. Mereka juga ada yang menitikkan air mata. Tapi perang Muktah belum selesai.
Episode baru dan sejarah kepahlawanan bahkan baru akan dimulai. Melihat pemimpin mereka syahid, pasukan Islam tidak menjadi ciut nyali, apalagi berniat lari. Ini yang tidak dimiliki pasukan lain di muka bumi ini. Ini juga yang ditakuti oleh para ahli strategi militer, termasuk Sun Tzu. Jika pasukan perang berangkat untuk mencari kematian, maka menghadapi mereka adalah dilema. Menang atau kalah sama saja; merugikan secara militer bagi lawannya.
Urgensi kepemimpinan yang telah dipahami pasukan Islam membuat mereka bertindak cepat mengambil keputusan. Harus ada pemimpin baru. Siapa yang layak? Orang yang terbaik! Kullu marhalatin rijaaluha, kullu ghazwatin rijaaluha. Orang itu tidak lain adalah Khalid bin Walid. Pada saat yang sama, di Madinah, Rasulullah bersabda setelah memberitahukan kabar duka kepada sahabat di sana: "Lalu panji Islam dibawa oleh salah satu pedang dari pedang-pedang Allah." Syaifullah. Sejak itu Khalid bin Walid digelari Syaifullah.
Episode baru dan sejarah kepahlawanan bahkan baru akan dimulai. Melihat pemimpin mereka syahid, pasukan Islam tidak menjadi ciut nyali, apalagi berniat lari. Ini yang tidak dimiliki pasukan lain di muka bumi ini. Ini juga yang ditakuti oleh para ahli strategi militer, termasuk Sun Tzu. Jika pasukan perang berangkat untuk mencari kematian, maka menghadapi mereka adalah dilema. Menang atau kalah sama saja; merugikan secara militer bagi lawannya.
Urgensi kepemimpinan yang telah dipahami pasukan Islam membuat mereka bertindak cepat mengambil keputusan. Harus ada pemimpin baru. Siapa yang layak? Orang yang terbaik! Kullu marhalatin rijaaluha, kullu ghazwatin rijaaluha. Orang itu tidak lain adalah Khalid bin Walid. Pada saat yang sama, di Madinah, Rasulullah bersabda setelah memberitahukan kabar duka kepada sahabat di sana: "Lalu panji Islam dibawa oleh salah satu pedang dari pedang-pedang Allah." Syaifullah. Sejak itu Khalid bin Walid digelari Syaifullah.
Senin, 21 Februari 2011
12 Kualitas yang secara kolektif membentuk Kebahagian
Ibarat pohon, kesuksesan juga memiliki akar, batang dan ranting. Semakin dalam akar sebuah pohon, maka semakin kuat ia menyangga batang yang besar dan tinggi. .Demikian seterusnya, semakin kekar batang sebuah pohon, maka semakin tangguh ia menahan ranting nya. Demikian juga dengan kebahagiaan dan kesuksesan. Disinilah pentingnya membangun fondasi kebahagiaan dan kesuksesan dengan cara penyiapan wadah kebahagiaan dan kesuksesan dalam diri sebagai modal dasar untuk membangun keluarga dan lingkungan sosial yang kondusif untuk melanggengkan kualitas kebahagiaan tersebut. Napoleon Hills mengatakan,” Setiap orang bisa memperoleh kekayaan material dan immaterial, hanya jika telah siap untuk menerimanya. Batin kita harus disediakan sebelum menanam benih-benih. Ini berarti bahwa sesuatu yang dibutuhkan tidak akan berhasil tanpa sebab. Karena ada perbedaan antara “kebutuhan” dan “kesiapan” untuk menerimanya”.
Berikut kualitas-kualitas yang secara kolektif membentuk kebahagian.
1. Cinta

Inilah mata air kebahagian yang dapat diperbaharui dan tidak akan pernah habis.
Berikut kualitas-kualitas yang secara kolektif membentuk kebahagian.
1. Cinta
Inilah mata air kebahagian yang dapat diperbaharui dan tidak akan pernah habis.
Langganan:
Postingan (Atom)
